Launching Perpustakaan RSUD DR. Loekmonohadi Kudus

Murianews, Kudus – Perpustakaan desa (Perpusdes)  berbasis inklusi sosial di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah bertambah di tahun ini. Jumlah penambahannya di tahun ini ada empat Perpusdes. Sebagai penjelasan, perpustakaan berbasis inklusi sosial memiliki makna perpustakaan tidak hanya sebagai tempat membaca buku. Melainkan perpustakaan memiliki peran untuk menggelar pelatihan, kegiatan diskusi, dan hal positif lainnya. Pustakawan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarpus) Kabupaten Kudus, Ninik Mustikawati mengatakan, empat perpusdes tersebut berada di Desa Padurenan, Desa Bae, Desa Gondosari, dan Desa Pasuruhan Lor. Sehingga total saat ini di ada 12 perpusdes di  Kabupaten Kudus. ”Total saat ini ada 12 perpusdes yang menerima replikasi perpustakaan desa berbasis inklusi sosial,” katanya. Ninik Mustikawati menambahkan, jumlah perpusdes di Kabupaten Kudus di tahun 2021 ada di lima desa. Kemudian di tahun 2022 ada sebanyak tiga perpusdes. ”Tahun ini ada tambahan empat perpusdes. Sehingga totalnya sampai saat ini ada 12 Perpusdes,” terangnya.

Ninik menambahkan, perpusdes berbasis inklusi sosial didukung dengan fasilitas internet, komputer, dan keterlibatan masyarakat. Pihaknya terus berupaya agar semakin banyak Perpusdes berbasis inklusi sosial di Kota Kretek. ”Kami terus berupaya untuk melakukan sosialisasi, bimtek, dan implementasi,” sambungnya. Lebih lanjut, pihaknya juga mempersilakan agar Pemerintah Desa (Pemdes) menggunakan dana desa untuk pembangunan Perpusdes.

”Tiap-tiap Perpusdes idealnya memiliki 1.000 judul buku. Memang hal itu belum terealisasikan di tiap-tiap Perpusdes. Tetapi tidak masalah, kami terus mendorong agar Perpusdes menambah ketersediaan buku,” imbuhnya.

SOURCE : https://www.murianews.com/2023/05/13/379727/perpusdes-inklusi-di-kudus-bertambah-empat-tahun-ini

Tinggalkan Balasan

jetizz kargo takip sendeo kargo takip kargoist kargo takip sürat kargo takip mng kargo takip diyarbakir evden eve ptt kargo takip